Warga AS Diimbau soal Risiko Serangan Rudal di Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Arab Saudi menerbitkan imbauan perjalanan bagi warga AS untuk mempertimbangkan kembali kunjungan ke negara tersebut. Imbauan ini dikeluarkan setelah pemerintah Saudi mengungkapkan kemungkinan serangan drone atau rudal di wilayah Mekkah dan sekitarnya. Pihak Saudi menuduh kelompok Houthi dari Yaman mencoba menyerang Mekkah menggunakan drone, namun Houthi membantah tuduhan tersebut. Brigadir Jenderal Turki al-Malki, juru bicara koalisi Saudi, menyatakan bahwa serangan tersebut akan ditanggapi. Konflik ini terjadi di tengah eskalasi kekerasan di wilayah Timur Tengah, termasuk serangan Houthi terhadap kapal milik Saudi di Laut Merah dan Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait. Houthi juga mengancam untuk memperluas serangan ke dalam wilayah Saudi. Imbauan AS juga mencatatkan risiko terorisme di perbatasan Yaman serta keterbatasan kebebasan bergerak dan aturan hukum lokal terkait penggunaan media sosial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 22.30
Warga Mekah dan Jeddah Diminta Berlindung, Arab Saudi Rilis Peringatan Darurat
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.13
Siaga! Kota Mekkah Jadi Target Serangan Drone, Bencana Bagi Dunia
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 11.06
Houthi bantah targetkan Makkah
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 10.12
AS Klaim Jaringan Pipa Minyak Arab Saudi akan Beroperasi Lagi dalam Hitungan Hari
Berita terkait
Arab Saudi: Houthi Serang <i>Red Line</i>, Kita Tak Ragu untuk Balas!
Detik.com · 16 September 2026 pukul 11.28
Pakistan: Serangan Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Picu Respons Aliansi Makkah!
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 09.48
Arab Saudi: Jalan Menuju Diplomasi Belum Tertutup dengan Kelompok Houthi
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 19.34
Arab Saudi Marah Serangan Houthi Lukai 73 Orang
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.36