Ariana Grande Minta Tim Trump Jangan Pakai Lagunya Lagi, Balas “Yang Kamu Anggap Benar Itu Salah”
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ariana Grande meminta tim Donald Trump tidak lagi menggunakan lagunya 'We Can't Be Friends (Wait for Your Love)' setelah dipakai dalam video TikTok yang mengandung klaim anti-transgender. Video itu menampilkan Trump berjalan ke panggung dengan iringan lagu, diikuti pernyataan bahwa pria tidak bisa melahirkan dan tidak seharusnya bertanding dalam olahraga perempuan. Grande menanggapi langsung lewat komentar, meminta penggunaan musiknya dihentikan dan menyatakan 'Yang kamu anggap benar itu salah'. Video masih tersedia namun musiknya dihapus. Ini bukan pertama kali, pada Juni 2024, lagu 'Bye' Grande juga dipakai dalam video resmi Team Trump terkait ICE, yang membuatnya protes keras. Juru bicara White House Abigail Jackson menanggapi dengan pernyataan yang menyebut tindakan imigran ilegal sebagai 'barbar, tidak manusiawi, dan keji'. Banyak musisi seperti The Rolling Stones, Rihanna, Adele, Black Sabbath, dan Sabrina Carpenter pernah mengecam penggunaan lagu tanpa izin dalam konteks politik Trump.
Bagikan
Berita terkait
TikTok Sepakat Bayar 400 Juta Dolar AS untuk Selesaikan Gugatan Privasi Anak
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 20.30
Polisi Tangkap Admin Lika-Liku NTT, Dijerat Pasal Berlapis UU ITE
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.05
Zia Mauliddin, Berawal dari Eksperimen Konten hingga Memiliki 6 Jutaan Audiens
Media Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 15.43
Punya 6 Juta Pengikut, Zia Maulidin Ingin Kembangkan Karier ke Bisnis & Proyek Kreatif
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 15.11