AS Akui Punya Senjata di Luar Angkasa, Untuk Hadang Rusia-China?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat secara terbuka mengakui kepemilikan senjata kontrol luar angkasa yang ditempatkan di orbit. Menteri Angkatan Udara Troy Meink menyatakan bahwa kemampuan ini bertujuan untuk pencegahan dan melindungi pasukan gabungan AS dari ancaman musuh, terutama di tengah ketegangan dengan Rusia dan China.
Meski detail teknis tidak dirinci, pejabat AS menyebut teknologi tersebut berpotensi mampu mengambil alih satelit musuh. Langkah ini dilakukan untuk mempertahankan dominasi ruang angkasa, mengingat negara lain seperti Rusia, China, dan India telah melakukan uji coba senjata anti-satelit sejak tahun 2000-an. Secara hukum internasional, pengerahan ini legal selama bukan merupakan senjata pemusnah massal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.09
China Serukan AS Setop Persiapkan Perang di Luar Angkasa
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 12.04
Pertama Kali Dikonfirmasi, AS Sudah Kerahkan Senjata ke Luar Angkasa
Berita terkait
Iran dan AS Saling Lempar Ancaman
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.47
AS Tak Sengaja Ciptakan Poros China, Rusia, dan Iran yang Justru Berbahaya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 21.03
Daftar 10 Perusahaan Pertahanan Terbesar di Dunia, AS Mendominasi
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 21.00
3 Negara Eropa yang Pindahkan Emas dari AS, Ada yang Tarik 300 Ton
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 07.20