Iran dan AS Saling Lempar Ancaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah kesepakatan damai hasil mediasi Pakistan berakhir. Ketegangan terbaru dipicu oleh serangan CENTCOM AS yang melumpuhkan tiga kapal tanker minyak Iran (M/T Downy, M/T Stark 1, dan M/T Kylo) pada 5 September, yang diklaim sebagai pendana Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Iran membalas dengan menyerang kapal induk, kapal perusak, serta drone laut AS di Selat Hormuz, meskipun AS mengklaim serangan tersebut berhasil dihindari. Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan bahwa era respons proporsional telah berakhir dan mengancam akan menyerang aset energi AS di Timur Tengah jika agresi terus berlanjut. Perang ini telah menyebabkan ribuan warga Iran dan 18 tentara AS tewas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 20.40
Tak Ingin Perang Selesai, Iran Bakal Paksa AS Tetap Saling Serang
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.31
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tegaskan Perlawanan Terhadap Agresor
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 08.34
Perang Makin Sengit, Iran Serang Kapal Nirawak Angkatan Laut AS
VOI · 9 September 2026 pukul 00.04
Abbas Araghchi: Kembalinya AS ke Komitmen MoU Islamabad Bisa Redakan Ketegangan
Berita terkait
Gencatan Senjata Berakhir, Iran Isyaratkan Siap Hadapi Invasi Darat AS
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.57
Iran Siap Beri Balasan yang 'Lebih Menyakitkan' Jika AS Terus Menyerang
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.32
Tekad Iran Balas Dendam atas Serangan AS ke Pesta Pernikahan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.04
Iran Lakukan Balasan Serang Pangkalan AS di Kuwait
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.18