Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

AS Diam-Diam Temui Houthi, Arab Saudi Pasrah Ditinggal Perang

Pejabat AS melakukan pertemuan rahasia dengan Houthi di Muscat, Oman, yang berujung pada keputusan Washington untuk tidak memberikan dukungan militer langsung ke Arab Saudi dalam konflik Yaman. Houthi berjanji bahwa gencatan senjata 2025 masih berlaku dan tidak akan menyerang kapal AS di Laut Merah, hanya menargetkan kapal terkait Saudi. Wakil Presiden AS JD Vance membuka-buka konfirmasi kontak langsung ini, sementara Presiden Trump menolak memberikan respons militer untuk membela Riyadh. AS lebih memilih mundur lantaran tengah kewalahan menghadapi konflik dengan Iran. Keengganan AS ini memaksa Arab Saudi untuk mencari solusi diplomatik atau membangun aliansi baru dengan Pakistan dan Turki. Mantan Duta Besar AS untuk Yaman, Nabeel Khoury, menyatakan bahwa Houthi berjanji tidak akan mengganggu navigasi internasional di Laut Merah, namun tetap menargetkan kapal Saudi atau pembawa minyak Saudi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait