Tolak Serang Houthi, Trump Janjikan Dukungan Intelijen AS ke Arab Saudi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak desakan putra mahkana Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), untuk menyerang kelompok Houthi di Yaman. Sebaliknya, Trump janjikan dukungan intelijen dan bantuan penentuan target kepada Saudi. Koordinasi militer AS dengan Saudi semakin ketat, terutama setelah Houthi yang didukung Iran mencapai kemajuan signifikan di Laut Merah. Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM), Laksamana Brad Cooper, ditempatkan di Riyadh untuk membahas kerja sama. Namun, pemerintahan Trump tidak berencana melancarkan aksi militer langsung terhadap Houthi, fokus pada perlindungan kebebasan navigasi di Laut Merah dan mengandalkan mitra regional. Konflik Yaman eskalasi sejak Juli 2026 setelah Houthi menyerang pasukan Saudi dan mengumumkan blokade maritim.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 21.08
Belum Kuasai Selat Hormuz, Trump Tolak Ajakan Arab Saudi Serang Houthi di Yaman
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.52
MBS Dua Kali Telepon Trump, Desak Serang Houthi di Yaman tapi Ditolak
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.31
Siapa Saja Aktor Utama yang Terlibat Perang Yaman?
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 19.16
Trump Tolak Permintaan Arab Saudi untuk Serang Houthi di Yaman
Berita terkait
IRGC Sebut Arab Saudi Tak akan Mampu Bendung Kelompok Houthi Yaman
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 20.28
Houthi Klaim Telah Menyerang 8 Kapal Tanker Arab Saudi
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.05
Perang Yaman Berkecamuk! Pemberontak Houthi dan Pasukan Pro-Saudi Berebut Sanaa dan Laut Merah
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 04.40
Arab Saudi Ancam Konsekuensi Besar Usai Serangan Houthi
Detik.com · 9 September 2026 pukul 09.52