Janji Trump ke Arab Saudi Usai Tolak Serang Houthi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan janji bantuan intelijen dan penentuan target kepada Arab Saudi setelah menolak permintaan putra mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman (MBS), untuk menyerang Houthi. MBS telah menghubungi Trump dua kali dalam seminggu terkait situasi memanas di Yaman. Houthi, didukung Iran, kembali melancarkan serangan di Laut Merah dan menyerang kapal di wilayah Saudi. CENTCOM AS telah mengirim laksamana Brad Cooper ke Riyadh untuk koordinasi militer. Pemerintah Trump menekankan fokus pada melindungi kebebasan navigasi di Laut Merah dan memperkuat mitra regional, tetapi tidak memiliki rencana aksi militer langsung terhadap Houthi saat ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 21.08
Belum Kuasai Selat Hormuz, Trump Tolak Ajakan Arab Saudi Serang Houthi di Yaman
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.52
MBS Dua Kali Telepon Trump, Desak Serang Houthi di Yaman tapi Ditolak
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 21.30
Trump Dukung Penuh MBS, AS Berikan Bantuan Intelijen dan Target Serangan
SINDOnews · 12 September 2026 pukul 10.31
Siapa Saja Aktor Utama yang Terlibat Perang Yaman?
Berita terkait
Tolak Serang Houthi, Trump Janjikan Dukungan Intelijen AS ke Arab Saudi
Detik.com · 12 September 2026 pukul 10.46
IRGC Sebut Arab Saudi Tak akan Mampu Bendung Kelompok Houthi Yaman
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 20.28
Houthi Klaim Telah Menyerang 8 Kapal Tanker Arab Saudi
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.05
Trump Sebut Houthi Minta AS Tak Ikut Campur Konflik di Yaman
Detik.com · 12 September 2026 pukul 19.11