AS Rencanakan Serangan Darat terhadap Kartel Narkoba di Amerika Latin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat (AS) berencana melaksanakan serangan darat untuk menargetkan kartel narkoba di Amerika Latin, meluas dari operasi serangan udara sebelumnya yang menyasar kapal narkoba di perairan internasional. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengungkapkan rencana ini saat kunjungan ke Panama, menyatakan bahwa operasi ini akan melibatkan pasukan bersama dari 19 negara dalam koalisi yang dipimpin AS. Sejak September 2025, pemerintahan Presiden Donald Trump telah melancarkan serangan udara terhadap kapal yang diduga mengangkut narkoba, menyebabkan tewasnya setidaknya 215 orang. Operasi ini telah menuai kritik karena dianggap sebagai pembunuhan di luar proses hukum. Hegseth menegaskan bahwa kartel narkoba yang menyelundupkan narkoba atau mengancam rakyat AS dan mitra akan menjadi target, serupa dengan kelompok teroris seperti ISIS atau Al-Qaeda. AS bekerja sama dengan negara-negara seperti Kolombia dan Ekuador untuk memerangi organisasi penyelundup narkoba (DTO) di darat. Latihan militer gabungan melibatkan lebih dari 20 negara, termasuk negara-negara dengan pemerintahan sayap kanan seperti Argentina, Bolivia, Chile, Kolombia, Ekuador, Honduras, dan Peru. Meskipun Meksiko menjadi basis kartel narkoba kuat, negara tersebut tidak tergabung dalam koalisi ini karena perbedaan pendekatan politik.
Bagikan
Berita terkait
Kartel Narkoba Berlomba Rekrut Operator Drone Berpengalaman dalam Perang Ukraina
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 17.20
Mercy Barends Desak Pemerintah Segera Pulangkan Dua Jenazah ABK Maluku dari Amerika Latin
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 20.58
Houthi Serang Fasilitas Sensitif di Arab Saudi
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 21.31
Bea Cukai Malili dan Polres Luwu Utara Temukan 1.500 Tramadol dalam Paket Sparepart
JPNN.com · 21 September 2026 pukul 16.36