AS Salah Tembak Pesawat Penumpang Iran, 290 Orang Tewas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 3 Juli 1988, kapal perang AS USS Vincennes menembak jatuh pesawat komersial Iran Air Penerbangan 655 di Selat Hormuz, menyebabkan 290 orang tewas. Pesawat tersebut sedang melakukan penerbangan rute Teheran-Dubai di zona yang sudah ditentukan, bukan zona perang. Awalnya, kapten kapal mengira pesawat tersebut adalah jet tempur Iran, sebelum menyadari kesalahannya setelah tembakan diluncurkan. Insiden ini terjadi di tengah ketegangan Perang Iran-Irak, di mana AS secara tidak resmi mendukung Irak dengan pasokan senjata dan intelijen.
Pasca kejadian, militer AS awalnya membantah kesalahan, lalu mengakui salah tembak namun enggan meminta maaf secara resmi. Presiden AS Ronald Reagan justru membenarkan aksi bawahannya, menyebutnya sebagai tindakan defensif. Pemerintah AS juga menyalahkan Iran, berargumen bahwa tragedi ini merupakan konsekuensi dari keputusan Iran melanjutkan perang.
Pada 1992, Mahkamah Internasional memutuskan AS harus membayar ganti rugi sebesar US$ 61,8 juta kepada keluarga korban. Meskipun demikian, publik tetap menganggap kesalahan militer AS sebagai penyebab utama tragedi ini, terutama karena kesalahan identifikasi pesawat yang jelas.
Bagikan
Berita terkait
Kapal Perang AS Mundur 400 Km dari Selat Homuz
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 21.07
Aliran Minyak Selat Hormuz Diklaim Tembus Rekor Pra-Perang, Capai 17 Juta Barel per Hari
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 07.30
Operasi Anyar Trump di Iran Lewat 'Tanker for Tanker'
Detik.com · 3 September 2026 pukul 06.00
6 Bulan Perang Iran, Trump dan Dunia Hadapi 6 Konsekuensi Pedih
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 10.30