Aliran Minyak Selat Hormuz Diklaim Tembus Rekor Pra-Perang, Capai 17 Juta Barel per Hari
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Di tengah konflik AS vs Iran, aliran minyak mentah melalui Selat Hormuz mencapai 17 juta barel per hari pada Senin, rekor tertinggi sejak perang akhir Februari 2026. Volume ini meningkat karena pembukaan koridor pelayaran khusus AS di perairan Oman. Tanker sekutu menggunakan taktik 'going dark' dengan mematikan transponder satelit dan melintasi malam hari untuk menghindari serangan Iran. CENTCOM mengawal lebih dari 1.300 kapal komersial sejak Mei 2026, mengamankan pengiriman 660 juta barel. Menteri Energi AS Chris Wright menyindir lembaga pelacak kapal swasta sering kali ketinggalan dalam menghitung volume ekspor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 10.23
Malaysia Turunkan Harga BBM Nonsubsidi
kumparan · 3 September 2026 pukul 08.00
Harga Minyak Melonjak 1 Persen, Dipicu Eskalasi Konflik AS-Iran
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Hampir Sentuh US$ 100, Konflik AS-Iran Memanas
Detik.com · 3 September 2026 pukul 06.00
Operasi Anyar Trump di Iran Lewat 'Tanker for Tanker'
Berita terkait
AS-Iran Saling Serang, Negara Teluk Ikut Terdampak
Detik.com · 2 September 2026 pukul 15.06
Mendidih, Trump Ancam Serangan Lebih Dahsyat Jika Iran Balas Serang AS!
Detik.com · 2 September 2026 pukul 11.15
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Brent Tembus US$95
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.27
Kenapa Pulau Larak yang Diserang AS Penting Bagi Iran?
Detik.com · 1 September 2026 pukul 16.15