Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

AS Sebut Konflik Timur Tengah Berpotensi Meningkat Cepat

Presiden AS Donald Trump mempersingkat libur akhir pekan di Camp David dan kembali ke Gedung Putih lebih awal akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Perubahan jadwal ini bertepatan dengan serangan rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi yang didukung Iran ke arah Riyadh, sekaligus kebakaran di dekat bandara internasional ibu kota Arab Saudi. Departemen Luar Negri AS dan kedutaan besar AS di wilayah tersebut mengeluarkan peringatan keamanan kepada warga Amerika, termasuk imbauan untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke dan melalui Timur Tengah. AS menyatakan khawatir konflik militer di kawasan berpotensi meningkat dengan cepat.

Koalisi pimpinan Arab Saudi yang sedang memerangi Houthi di Yaman mengonfirmasi bahwa rudal balistik yang diluncurkan berhasil dicegat dan dihancurkan. Serangan tersebut dilakukan setelah Houthi berhasil menyasar infrastruktur sipil di beberapa kota termasuk pelabuhan Yanbu di Laut Merah, yang merupakan pusat ekspor minyak penting bagi Saudi. Sistem pertahanan udara Teluk digagas digunakan untuk menggagalkan serangan tersebut.

Arab Saudi merespons dengan puluhan serangan udara ke wilayah yang dikuasai Houthi, namun tidak berhasil menghentikan gerakan kelompok tersebut. Houthi menyatakan telah melakukan dua operasi militer yang berhasil menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone, yang menyasar lokasi vital di Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait