AS Sebut Konflik Timur Tengah Berpotensi Meningkat Cepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mempersingkat libur akhir pekan di Camp David dan kembali ke Gedung Putih lebih awal akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Perubahan jadwal ini bertepatan dengan serangan rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi yang didukung Iran ke arah Riyadh, sekaligus kebakaran di dekat bandara internasional ibu kota Arab Saudi. Departemen Luar Negri AS dan kedutaan besar AS di wilayah tersebut mengeluarkan peringatan keamanan kepada warga Amerika, termasuk imbauan untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke dan melalui Timur Tengah. AS menyatakan khawatir konflik militer di kawasan berpotensi meningkat dengan cepat.
Koalisi pimpinan Arab Saudi yang sedang memerangi Houthi di Yaman mengonfirmasi bahwa rudal balistik yang diluncurkan berhasil dicegat dan dihancurkan. Serangan tersebut dilakukan setelah Houthi berhasil menyasar infrastruktur sipil di beberapa kota termasuk pelabuhan Yanbu di Laut Merah, yang merupakan pusat ekspor minyak penting bagi Saudi. Sistem pertahanan udara Teluk digagas digunakan untuk menggagalkan serangan tersebut.
Arab Saudi merespons dengan puluhan serangan udara ke wilayah yang dikuasai Houthi, namun tidak berhasil menghentikan gerakan kelompok tersebut. Houthi menyatakan telah melakukan dua operasi militer yang berhasil menggunakan rudal balistik, rudal jelajah, dan drone, yang menyasar lokasi vital di Riyadh dan fasilitas Aramco di Yanbu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 17.23
Rudal Houthi Guncang Riyadh, AS Waspada Eskalasi dan Trump Gelar Rapat Darurat
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 09.38
Arab Saudi dan Houthi Perang, AS Keluarkan Peringatan Keamanan bagi Warganya di Seluruh Timur Tengah
kumparan · 20 September 2026 pukul 03.00
Dalam Hitungan Jam, Pertempuran Pasukan Yaman Melawan Houthi Tewaskan 48 Orang
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 10.41
Imbas Perang, Arab Saudi Batalkan Pengiriman Minyak ke Kilang-kilang Eropa
Berita terkait
Ledakan Terdengar di Riyadh, Otoritas Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara
Detik.com · 19 September 2026 pukul 08.11
Dalam 24 Jam, 63 Orang Tewas dalam Pertempuran Houthi vs Pemerintah Yaman
kumparan · 18 September 2026 pukul 03.00
AS Tegaskan Dukungan untuk Pemerintah Yaman di Tengah Eskalasi Houthi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 16.28
Houthi Sebut Serangan Arab Saudi Tewaskan 1 Warga Sipil di Yaman
Detik.com · 17 September 2026 pukul 15.57