AS Tingkatkan Aktivitas Militer di Dekat Iran, Kerahkan Pesawat Mata-mata hingga 12 Jet Tempur F-16
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat meningkatkan aktivitas militer di sekitar Selat Hormuz, khususnya di dekat pulau Qeshm dan Hengam milik Iran. AS mengerahkan pesawat mata-mata, drone di Provinsi Kermanshah, serta memindahkan 12 jet tempur F-16 dari Pangkalan Udara Spangdahlem, Jerman, ke kawasan tersebut sebagai sinyal potensi eskalasi.
Kenaikan aktivitas ini terjadi bersamaan dengan lonjakan lalu lintas tanker minyak di Selat Hormuz. Data TankerTrackers menunjukkan arus minyak mentah meningkat dua kali lipat dalam sebulan menjadi sekitar 13 juta barel per hari (bph), dengan volume aktual yang melewati selat diperkirakan mencapai 10,35 juta bph. Selat Hormuz tetap menjadi titik konflik utama sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada Februari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 September 2026 pukul 13.45
Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS Menyerang Lagi
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 08.05
Diam-Diam AS-Iran Mulai Negosiasi Rahasia, Sepakat Hentikan Perang?
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 07.40
Harga Minyak Dunia Bangkit, Brent Tembus US$ 103 per Barel
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 08.37
Bursa Asia Menguat, Investor Cermati Pasar AS di Tengah Konflik Iran
Berita terkait
AS Klaim Kawal 40 Kapal Angkut 18 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.57
Balas Serangan AS, Iran Serang 10 Kapal di Dekat Selat Hormuz
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 07.04
Saling Serang AS-Iran, Rudal Iran Mengarah ke Yordania
Detik.com · 9 September 2026 pukul 17.43
Belum Berani Masuk Daratan Iran, AS Alihkan Medan Pertempuran ke Laut
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.15