Saling Serang AS-Iran, Rudal Iran Mengarah ke Yordania
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militer AS mengklaim menghancurkan lima kapal tanker minyak Iran di Teluk Oman dan Selat Hormuz sebagai respons atas serangan rudal Iran ke kapal perang AS. Serangan ini menyusul eskalasi dua hari sebelumnya, di mana AS juga menyinkrupkan tiga kapal tanker Iran. Setelah serangan AS, media Iran melaporkan peluncapan rudal ke Yordania, namun CENTCOM belum memastikan hal tersebut. Konflik ini bertambah kompleks dengan keterlibatan kelompok yang didukung Iran, termasuk milisi Irak dan Houthi Yaman, yang diduga terlibat dalam serangan drone ke Arab Saudi. Serangan udara gabungan AS dan Arab Saudi menewaskan 20 anggota milisi Irak, enam penasihat Iran, dan satu pejabat Houthi. Namun, dua pejabat PMF membantah keterlibatan mereka. Koordinasi antara Houthi dan milisi Irak semakin erat sejak perang Gaza, dengan Houthi juga mendeklarasikan blokade pelayaran Saudi di Laut Merah. Akibatnya, harga minyak Brent mencapai $99,46 per barel, dan aliran minyak ke utara melalui Terusan Suez dan pipa SUMED meningkat drastis. Sanksi ekonomi AS terhadap lebih dari dua puluh lusin maskapai Iran juga memperketat tekanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 09.51
Data Terbaru Jumlah Tentara AS Tewas dan Luka-luka
JawaPos · 9 September 2026 pukul 08.18
Konflik AS-Iran Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak pada Rabu 9 September 2026
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 07.15
AS Mungkin Tinjau Lagi Kehadiran Militer di Timur Tengah Jika Terjadi Perdamaian dengan Iran
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 06.05
AS Terpukul Iran, Diam-Diam Siapkan Tarik Pasukan dari Timteng
Berita terkait
AS Klaim Kawal 40 Kapal Angkut 18 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz
Detik.com · 3 September 2026 pukul 15.57
Belum Berani Masuk Daratan Iran, AS Alihkan Medan Pertempuran ke Laut
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.15
Informasi Stok Amunisi AS Menipis Bocor, Trump Sebut Pengkhianatan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 13.39
Raksasa Asia Bakal 'Turun Gunung' ke Selat Hormuz, Kirim Tentara
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 09.00