ASEAN terus desak pelucutan senjata nuklir di tengah ketegangan global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Negara-negara ASEAN melalui Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN ke-59 di Jakarta terus mendesak pelucutan dan non-proliferasi senjata nuklir di kawasan. Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menegaskan komitmen untuk menjadikan Asia Tenggara bebas senjata pemusnah massal, meski situasi keamanan global semakin menantang dengan peningkatan retorika provokatif terkait ancaman penggunaan senjata nuklir. ASEAN menekankan pentingnya zona bebas nuklir di tengah semakin lunturnya semangat perlucutan di Asia Pasifik.
Kekhawatiran ASEAN muncul karena masih adanya lebih dari 13.000 hulu ledak nuklir di seluruh dunia dan meningkatnya retorika provokatif sejak tahun lalu. Selain itu, uji coba rudal balistik di Semenanjung Korea serta kegagalan tercapainya konsensus dalam Konferensi Peninjauan ke-11 Traktat Non-Proliferasi Senjata Nuklir di New York pada April-Mei 2026 memperburuk dinamika keamanan nuklir di kawasan. Hal ini menandakan perlunya langkah konkret untuk mencegah proliferasi senjata pemusnah massal.
ASEAN menyerukan agar lima negara pemilik senjata nuklir, yaitu China, Inggris, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat, menandatangani Traktat Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ) dan memberikan jaminan keamanan nuklir yang mengikat secara hukum. Di sisi lain, ASEAN tetap mendukung pemanfaatan energi nuklir sipil untuk tujuan damai, sejalan dengan Rencana Aksi Kerja Sama Energi ASEAN (APAEC) 2026-2030 yang mengakui energi nuklir sebagai alternatif berkelanjutan untuk menggantikan bahan bakar fosil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 15.40
Jangan Kaget! Negara Muslim Ini Akan Jadi Raksasa Nuklir Baru Dunia
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 10.36
Menhan Arab Saudi Bertemu Trump Usai Serangan AS-Saudi ke Irak
Berita terkait
CNG Clustering Jadi Opsi Awal Konversi LPG 3 Kg, INDEF Dorong Implementasi Bertahap
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 13.05
PLN Kejar Lelang Pembangkit Listrik Nuklir Mulai Januari 2027
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.44
5 Alasan Wajib Kunjungi Pameran Energi Enlit Asia 2026 di ICE BSD
Detik.com · 16 September 2026 pukul 14.10
20 Kg Uranium Setara Satu Bom Nuklir Tersimpan di RI, Ini Pemiliknya
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 08.35