Asumsi Makro RAPBN 2027: Rupiah Rp17.500/US$, Defisit 2,4%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi XI DPR RI dan pemerintah menyepakati asumsi makro RAPBN 2027 dengan pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh kebijakan fiskal, moneter, dan sektor keuangan. Sasaran utama meliputi investasi 7%, ekspor 7,5%, impor 8,5%, konsumsi rumah tangga 5,4%, dan konsumsi pemerintah 5,6%. Defisit APBN ditetapkan 2,4% dengan rupiah bernilai Rp17.500 per US$, memerlukan pengelolaan yang prudent, akuntabel, dan transparan untuk menjaga kesinambungan fiskal serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 12.30
Strategi Purbaya Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 6% pada 2027
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 07.35
Target Purbaya Atasi Kemiskinan pada 2027, Yakin Tercapai?
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 17.29
Purbaya Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027, Jaga Defisit 2,4%
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.05
Bidik Ekonomi Tumbuh 6%, Pemerintah Patok Rupiah 17.500 per Dolar AS
Berita terkait
Target Purbaya 2027: Tumbuh Lebih Tinggi, Sejahtera Lebih Cepat
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.55
Purbaya Kumpulkan Para Analis Ekonomi di Kantornya, Ada Apa?
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 08.20
Tak Dimulai dari Nol, Kemenkeu Beberkan Arah Kebijakan RAPBN 2027
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 18.30
DPR Bahas RAPBN 2027, PDIP Pertanyakan Siapa yang Akan Menikmati Pertumbuhan Ekonomi 6%
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 07.03