Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

ATI Dorong Model Baru Pembiayaan Tol: Kurangi Beban APBN, Perbesar Peran Swasta

Asosiasi Tol Indonesia (ATI) akan menggelar focus group discussion (FGD) pada Rabu, 12 Agustus, di Jakarta untuk membahas penyelarasan ekosistem infrastruktur tol yang mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional. Forum ini menjadi ruang dialog lintas pemangku kepentingan untuk menyelaraskan kebijakan regulasi, menjaga iklim investasi, serta mendorong model pembiayaan yang lebih berkelanjutan dengan memperbesar peran investasi swasta dan mengurangi beban APBN.

Ketua Umum ATI Rivan A. Purwantono menegaskan komitmen ATI mendukung pemerintah dalam meningkatkan pelayanan publik, keselamatan jalan, dan modernisasi transportasi. Saat ini jaringan jalan tol yang beroperasi mencapai 3.115,98 km dalam 76 ruas, dikelola 59 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dengan akumulasi investasi Rp668 triliun untuk ruas beroperasi dan diproyeksikan mendekati Rp1.000 triliun jika termasuk ruas dalam konstruksi dan persiapan. Namun kapasitas pembiayaan pemerintah terbatas, sementara sebagian besar ruas tol masih berada di fase awal hingga menengah pengembalian investasi, sehingga diperlukan struktur keuangan yang sehat. Kondisi ini juga diperparah kendaraan over dimension over loading (ODOL) yang merusak jalan dan membahayakan pengguna.

FGD akan dibuka sambutan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggod. Diskusi dipandu pakar manajemen Prof. Rhenald Kasali, dengan narasumber Dr. Muhammad Chatib Basri dan Prof. Bambang Brodjonegoro.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait