Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pembiayaan Jalan Tol, ATI: Kurangi Beban APBN, Perbesar Peran Swasta

Asosiasi Tol Indonesia (ATI) akan menggelar focus group discussion (FGD) di Jakarta pada Rabu, 12 Agustus 2026, dengan tema penyelarasan ekosistem infrastruktur jalan tol untuk pembangunan Indonesia yang berkelanjutan. Forum ini menjadi ruang dialog lintas pemangku kepentingan untuk menyelaraskan kebijakan regulasi, menjaga kelayakan iklim investasi, serta mendorong model pembiayaan yang lebih berkelanjutan dengan memperbesar peran investasi swasta. Tujuannya mengurangi beban APBN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan jalan tol di seluruh Indonesia.

Ketua Umum ATI Rivan A Purwantono menyatakan komitmen ATI mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, keselamatan jalan, dan modernisasi ekosistem transportasi nasional. Ia menekankan bahwa pembangunan jalan tol harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, yaitu layanan yang aman, nyaman, berkualitas, dan andal. ATI bersama pemerintah terus bersinergi menjaga keberlanjutan industri dan memastikan pelayanan terbaik bagi publik.

Hingga saat ini, jaringan jalan tol yang beroperasi di Indonesia mencapai 3.115,98 km yang tersebar dalam 76 ruas. Jalan tol tersebut dikelola oleh 59 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan akumulasi nilai investasi Rp668 triliun untuk ruas yang sudah beroperasi. Nilai investasi diproyeksikan mendekati Rp1.000 triliun jika ruas dalam tahap konstruksi dan persiapan turut diperhitungkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait