Australia Mau Pangkas 650.000 Visa, Imigrasi Diperketat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Koalisi oposisi konservatif Australia mengusulkan pemangkasan besar-besaran jumlah visa sementara dan kemanusiaan untuk menekan arus migrasi. Rencana ini menargetkan pengurangan 650.000 visa sementara dalam empat tahun dan membatasi migrasi bersih menjadi 100.000 orang per tahun pada dua tahun pertama. Langkah ini diambil guna mengurangi tekanan pada infrastruktur, perumahan, dan biaya hidup yang meningkat.
Kebijakan tersebut mencakup pembatasan mahasiswa internasional menjadi 240.000 orang serta penghapusan program visa lulusan sementara. Namun, kuota visa pekerja terampil sementara akan ditingkatkan sebanyak 100.000 orang untuk memprioritaskan tenaga ahli, terutama di sektor konstruksi. Usulan ini jauh lebih ketat dibandingkan target pemerintah Partai Buruh yang mematok penurunan migrasi bersih menjadi 225.000 pada 2028.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 09.30
Imigrasi Tolak Visa Penyanyi Gospel AS Israel Houghton, Terindikasi Dukung Israel
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 08.52
Imigrasi Pastikan Bakal Tolak Visa Israel Houghton ke Indonesia
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 04.39
Ditjen Imigrasi Tolak Permohonan Visa Israel Houghton
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 23.40
Nama Israel Houghton Masuk dalam Pemantauan Imigrasi, Visa Bakal Ditolak
Berita terkait
Imigrasi Tolak Terbitkan Visa Musisi AS Israel Houghton ke RI
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 23.38
'Australia Rugi Besar': Sisi Lain Aturan yang Melarang Mahasiswa Asing Membawa Keluarganya
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.38
Tetangga RI Hadapi Bom Waktu, Warga Menua-Kematian Lampaui Kelahiran
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 19.10
8 WNA Bangladesh Diamankan di Dumai, Masuk via Jalur Tikus Hendak ke Australia
kumparan · 19 September 2026 pukul 14.05