Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Australia Pertimbangkan Sanksi Baru Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat

Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong menyatakan bahwa pemerintahannya sedang mempertimbangkan penerapan sanksi baru yang menargetkan permukiman Israel di Tepi Barat. Langkah ini merupakan respons terhadap meningkatnya aktivitas permukaman ilegal dan kekerasan yang dilakukan oleh pemukim di wilayah pendudukan tersebut. Dalam pidatonya di Parlemen Australia, Wong menegaskan bahwa Canberra sedang menyusun langkah-langkah strategis yang terkoordinasi dengan mitra internasional untuk mencegah permukiman ilegal dan kekerasan pemukim.

Meskipun berencana memperketat sanksi, Wong mengklarifikasi bahwa Australia belum akan mengambil langkah ekstrem seperti larangan total terhadap perdagangan barang yang diproduksi di permukaman Israel di Tepi Barat. Pemerintah Australia menyatakan kekhawatiran mengenai dampak implementasi larangan perdagangan tersebut terhadap stabilitas bisnis di Australia, Palestina, dan Israel.

Sebelumnya, Prancis dan 11 negara lainnya berencana memberlakukan larangan perdagangan penuh dengan wilayah permukaman Israel di Tepi Barat. Kebijakan ekspansi Israel yang terus berlanjut, termasuk proyek pembangunan ribuan hunian di Mevaseret Adumim, dinilai sebagai pelanggaran terhadap integritas wilayah Palestina dan hambatan bagi solusi dua negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait