Israel Usir Konsulat Inggris di Yerusalem Timur Buntut Sanksi Permukiman Tepi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Israel memerintahkan penutupan Konsulat Inggris di Yerusalem Timur dalam waktu 30 hari. Keputusan ini merupakan reaksi atas sanksi tegas yang dijatuhkan London terhadap aktivitas permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Setelah tenggat waktu berakhir, seluruh diplomat Inggris di kantor tersebut akan kehilangan akreditasi resmi mereka.
Sanksi Inggris, yang diumumkan Menteri Luar Negeri Ed Miliband, mencakup larangan impor produk dari permukiman Israel serta sanksi bagi individu dan perusahaan yang memfasilitasi perluasan wilayah tersebut. Miliband juga menyoroti adanya upaya pembersihan etnis terhadap warga Palestina oleh kelompok teroris pemukim. Langkah Israel ini memicu kekhawatiran oposisi domestik mengenai risiko isolasi internasional bagi negara tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.34
Inggris Siapkan Sanksi Keras terhadap Israel, Ada Apa?
VOI · 9 September 2026 pukul 14.45
Dubes Palestina Menyambut Baik Pengumuman Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel
VOI · 9 September 2026 pukul 09.00
Inggris Umumkan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.30
AS Ogah Gabung Sanksi yang Dipimpin Inggris ke Permukiman Israel
Berita terkait
PM Inggris: Dunia Harus Bantu Palestina Jangan Takut Dicap Anti-Israel
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 20.04
Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.52
Israel Balas Sanksi Inggris, Perintahkan Konsulat di Yerusalem Ditutup
Detik.com · 9 September 2026 pukul 04.07
Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.51