Inggris Terapkan Sanksi Larangan Impor Barang dari Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Inggris mengumumkan penerapan larangan impor barang dari permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki Israel. Menteri Luar Negeri Inggris, Ed Miliband, menyatakan kebijakan ini bertujuan menyuarakan penolakan terhadap pembersihan etnis warga Palestina dan menghambat perluasan permukiman ilegal. Larangan ini akan berlaku dalam enam hingga sembilan bulan dan menargetkan bukan Israel secara keseluruhan, melainkan permukiman ilegal serta kelompok ekstremis yang mendukung kekerasan. Selain itu, Inggris akan menjatuhkan sanksi pada pihak yang mendanai atau memfasilitasi permukiman ilegal, termasuk upaya menghentikan pembangunan di kawasan E1. Miliband menegaskan pihaknya menentang gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) sekaligus menyatakan keberanian mengambil tindakan cepat demi solusi dua negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.37
Inggris siapkan larangan dagang dengan permukiman ilegal Tepi Barat
Berita terkait
AS Tidak akan Bergabung dengan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel
VOI · 9 September 2026 pukul 12.00
12 Negara Umumkan Pembatasan Perdagangan dengan Permukiman Ilegal Israel di Palestina
VOI · 9 September 2026 pukul 11.00
Inggris Sanksi Pemukiman Ilegal di Tepi Barat, Hubungan Diplomatik dengan Israel Memanas
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 09.52
Inggris Umumkan Sanksi Terhadap Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat Palestina
VOI · 9 September 2026 pukul 09.00