Australia Umum Program Buyback Senjata Api, 274.000 Senjata Ditargetkan Ditarik mulai November
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Negara Bagian New South Wales (NSW), Australia, akan memulai program pembelian kembali senjata api (buyback) pada 2 November 2026. Program ini menargetkan pengambilalihan hingga 274.000 senjata api dari peredaran, sebagai respons terhadap serangkaian penembakan di Sydney. Pemilik senjata yang melanggar batas kepemilikan dapat menyerahkan senjatanya dan memperoleh kompensasi hingga A$1.000 (sekitar Rp12,5 juta) per senjata. Pada awal 2027, batas kompensasi akan dinaikkan hingga A$10.000 (sekitar Rp125 juta) untuk senjata dengan nili pasar lebih dari 3.000 dolar Australia.
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Premier NSW Chris Minns mengumumkan program tersebut pada 16 Agustus 2026. Albanese menyatakan program diperlukan karena jumlah senjata api di Australia kini lebih banyak dibandingkan saat program buyback dilakukan setelah tragedi Port Arthur pada 1996. Program ini diperkirakan menjadi yang terbesar sejak tragedi Port Arthur, di mana seorang pria bersenjata menewaskan 35 orang.
Kebijatan ini merupakan bagian dari respons nasional terhadap penembakan pada 14 Desember 2025 di Pantai Bondi, Sydney, yang menewaskan 15 orang. Pemerintah federal sebelumnya memberlakukan aturan baru pada Januari 2026, termasuk program buyback dan pemeriksaan lebih ketat bagi pemegang lisensi senjata api. Pemerintah mencatat terdapat sekitar 4,1 juta senjata api di Australia pada tahun lalu, dengan lebih dari 1,1 juta di NSW. Melalui reformasi ini, NSW membatasi kepemilikan individu hingga empat senjata api. Program ini mendapat penolakan dari partai politik kanan One Nation, yang berencana mencabut aturan tersebut jika memenangi pemilihan negara bagian tahun depan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.20
Australia Mulai Buyback Senjata Api, Warga Dapat Kompensasi Rp 12,6 Juta
Berita terkait
Harga Emas Alami Fluktuasi Dalam Sepekan
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.15
Gempa NTT Jadi Perhatian Negara Tetangga, Australia dan Malaysia Sampaikan Dukungan
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 18.53
2 Pria Spesialis Maling Motor di Tangerang Diringkus, Bawa Pistol saat Beraksi
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 22.58
Saat Agen AI Bikin Onar, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 22.00