Awas! Kebiasaan Sarapan Terlalu Siang Berpengaruh pada Risiko Kematian Dini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam European Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan pertama (sarapan) terlalu siang dapat meningkatkan risiko kematian dini hingga 29 persen. Studi ini melibatkan lebih dari 31.000 orang dewasa berusia 40 tahun ke atas dan mengukur pola jendela makan (eating window) para peserta selama 24 jam. Hasilnya mengungkapkan bahwa semakin siang seseorang makan pertama, semakin tinggi pula risiko kesehatannya. Para peneliti menemukan bahwa bagi peserta berusia 50 tahun ke atas yang terbiasa sarapan terlalu siang, angka harapan hidup rata-ratanya hampir 2,5 tahun lebih pendek dibandingkan kelompok yang makan lebih pagi. Namun, penulis senior penelitian, Zhilei Shan, menegaskan bahwa temuan ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat langsung antara keterlambatan sarapan dan kematian. Ia menyarankan agar keterlambatan makan dianggap sebagai penanda risiko yang dapat diubah, bukan sebagai faktor penyebab langsung. Studi ini juga memiliki keterbatasan, seperti hanya mengamati pola makan dalam satu periode 24 jam dan belum mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti kualitas tidur, aktivitas fisik, dan gaya hidup secara menyeluruh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 15.01
Sudaryono soal Anggaran BGN Rp 240 Triliun pada 2027: 97 Persen untuk MBG
JawaPos · 28 Agustus 2026 pukul 13.45
Tanpa Tambah Anggaran, BGN Siap Aktifkan 2.700 Dapur MBG hingga September 2026
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 06.02
6 Manfaat Manggis yang Bikin Kaget
Berita terkait
Tak Harus 8 Jam, Ini Durasi Tidur Paling Sehat Menurut Sains Terbaru
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.56
12 Manfaat Bluberi untuk Kesehatan, Bisa Menjaga Tekanan Darah
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 16.40
AI Bisa Prediksi Respons Tubuh terhadap Vaksin dari Pola Antibodi dalam Darah
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 22.50
Kolesterol Tinggi Sering Tak Bergejala, Ini Cara Menurunkannya Secara Alami
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 16.50