Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Bagaimana Afasia Mengasingkan Penyintas Pascastrok

Tim penelitian CAEF di Manado dan Gorontalo merancang aplikasi web untuk penderita strok dan caregiver. Strok mengakibatkan afasia pada 30-40% pasien, yaitu gangguan kemampuan berbicara yang tidak mengurangi kecerdasan. Penderita afasia sering diabaikan karena gejala strok lain seperti kelumpuhan lebih mudah dilihat. Di Indonesia, strok menyebabkan 350.000 kematian per tahun dengan disabilitas jangka panjang pada separuh penderita. Afasia memengaruhi identitas sosial, terutama bagi laki-laki dalam masyarakat patriarkal yang diharapkan komunikatif. Penyintas afasia butuh dukungan keluarga yang sabar, memberi waktu, dan menggunakan metode komunikasi alternatif seperti gestur. Afasia bukan hanya gangguan lisan, melainkan tantangan mempertahankan identitas melalui cara berkomunikasi yang berbeda.

Berita terkait