3 Kebiasaan Sehari-hari yang Meningkatkan Risiko Stroke
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Stroke adalah kondisi darurat medis yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, baik akibat penyumbatan maupun pembuluh darah pecah. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa sebagian besar faktor risiko stroke dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup. Tiga kebiasaan sehari-hari yang perlu diwaspadai adalah merokok, kurangnya aktivitas fisik, dan konsumsi garam, gula, serta lemak jenuh berlebihan. Merokok meningkatkan tekanan darah dan mengurangi oksigen dalam darah, sementara gaya hidup sedentar atau terlalu banyak duduk berkontribusi pada obesitas, hipertensi, dan diabetes. Konsumsi makanan tinggi natrium juga langsung memengaruhi kenaikan tekanan darah. Para ahli menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dan kontrol tekanan darah untuk mengurangi risiko stroke secara jangka panjang. Meskipun stroke sering dikaitkan dengan orang tua, kasus pada usia muda pun semakin meningkat akibat gaya hidup tidak sehat.
Bagikan
Berita terkait
Asupan Kalium Jadi Nutrisi Terbaik untuk Pangkas Risiko Stroke
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 10.45
Jamie Foxx Sebut Putrinya Selamatkan Nyawanya saat Stroke
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 19.45
Waspada Gejala Parkinson di Usia Muda akibat Gaya Hidup Buruk
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.21
Penderita Parkinson Disarankan Tidak Putus Obat, Ini Alasannya
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.02