Bahan Baku Berlimpah, Komponen Panel Surya RI Ternyata Masih Impor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Investasi dan Hilirisasi mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki bahan baku melimpah untuk komponen panel surya, seperti silika, timah, bauksit, dan tembaga, namun industri panel surya masih bergantung pada impor karena sebagian besar pabrik hanya melakukan perakitan. Saat ini, Indonesia mampu memproduksi 60% komponen panel surya dalam negeri, termasuk aluminium frame, kaca, EVA/POE, solar cell, dan junction box, tetapi komponen seperti ribbon dan silicon masih harus diimpor. Ketergantungan impor ini membuat struktur biaya produksi energi terbarukan sulit dikendalikan, sehingga harga jual listrik tenaga surya kurang kompetitif dibandingkan kemampuan beli PLN. Pemerintah mendorong percepatan hilirisasi komponen agar Indonesia dapat menciptakan nilai tambah dari kekayaan mineralnya sendiri dan menjadi produsen yang kompetitif.
Bagikan
Berita terkait
Todotua: Indonesia Punya Sumber Energi Hijau Besar, Tapi...
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 16.35
Transisi Energi, Negara Ini Kasih Diskon Pemasangan Panel Surya
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.10
Mall Ciputra Tangerang Pasang 1.260 Panel Surya, Pangkas 850 Ton Emisi Karbon
Liputan6.com · 2 Agustus 2026 pukul 09.18
Video: Gali Potensi Mineral Kritis dan EBT, RI Incar Investor Teknologi
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00