Bahlil Diangkat Jadi Menko, Geo Dipa Punya Harapan Baru Percepat Transisi Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9363817/original/070213200_1790921024-IMG_7506.jpg)
PT Geo Dipa Energi (Persero) menyatakan harapan baru atas perubahan nomenklatur Bahlil Lahadalia menjadi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Direktur Utama Geo Dipa, Yudistian Yunis, menekankan transisi energi harus digeser dari sekadar memenuhi target net zero emission (NZE) menjadi pendorong ekonomi hijau. Ia berharap energi terbarukan menjadi kekuatan ekonomi baru melalui pengembangan industri hijau dan manufaktur berorientasi ekspor. Pendekatan ini diproyeksikan memperluas manfaat transisi energi dari sekadar pengurangan emisi karbon menjadi pendorong investasi, ekspansi industri, dan pertumbuhan ekonomi nasional. Geo Dipa juga menitikberatkan integrasi pasokan listrik hijau dengan kebutuhan sektor industri untuk meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional. Pemerintah diharapkan dapat menyediakan konsistensi kebijakan serta sinkronisasi koordinasi di level tinggi untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 07.52
RI Butuh Investasi Rp17.982 T Bangun Energi Terbarukan hingga 2060
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.27
Alasan Geo Dipa Batal Pindah ke Danantara dan Tetap di Kemenkeu
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.12
Bahlil & Sarmuji: Hilirisasi dan Transisi Energi Menuju Negara Industri
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 18.52
Rangkap Jabatan Bahlil Disorot, Dinilai Bisa Hambat Eksekusi Hilirisasi
Berita terkait
Airlangga: Ekonomi Hijau Bisa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2-3%
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 18.15
Negara Lain Cabut, RI Bertahan Penuhi Target Net Zero Emission 2060
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 14.45
Bahlil Buka-Bukaan, Dunia Belum Konsisten Menuju Transisi Energi
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.46
88% Potensi Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan, Industri Dorong Percepatan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.12