Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Menkes: Waspadai Tiga Hal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menkes Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan terhadap abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Abu dapat menyebabkan keracunan, iritasi mata, dan masalah kulit. Tiga area tubuh paling rentan: pernapasan, mata, dan kulit. Kementerian Kesehatan menyiagakan nebulizer, oksigen konsentrator, obat tetes mata, dan salep kulit di puskesmas. Tidak ada korban jiwa akibat erupsi. 15 kecamatan di Lampung dan Banten terdampak. AirNav Indonesia memperpanjang penutupan bandara utama. BNPB melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca dengan water mist. SATUSEHAT RME diluncurkan untuk integrasi data medis nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 6 September 2026 pukul 15.22
Waspada, Ini Karakteristik Abu Vulkanik Anak Krakatau
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 14.05
Menkes Minta Warga Tidak Panik dan Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.36
Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kemenkes Siapkan Nebulizer di Puskesmas
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 12.00
Tips Kurangi Risiko Gangguan Kesehatan dari Abu Vulkanik Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Warga Sesak Nafas Akibat Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.48
Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Tembus ke Jakarta, Pekerja Luar Ruang Harus Dilindungi
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 15.23
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi, Berikut Daftar Lengkapnya
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 15.00
Siaga Gunung Anak Krakatau: Whoosh dan KAI Commuter Tetap Beroperasi, 8 Bandara Ditutup Sementara
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 14.53