Bahlil Buka Pintu Revisi DBH, Anwar Hafid Perjuangkan Keadilan untuk Sulteng
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka kemungkinan revisi kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) setelah menerima audiensi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan jajaran DPRD di Jakarta pada 19 Agustus. Anwar Hafid meminta agar daerah penghasil sumber daya mineral, khususnya Kabupaten Morowali dan Morowali Utara, mendapatkan porsi DBH yang lebih adil karena perannya yang sudah berkembang dari sekadar produksi menjadi pusat pengolahan nikel skala besar.
Anwar menekankan bahwa kontribusi daerah tidak hanya terlihat dari status sebagai daerah penghasil bahan tambang, tetapi juga dari partisipasinya dalam proses pengolahan industri. Ia menyoroti bahwa perkembangan industri nikel di Morowali dan Morowali Utara memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional dan menciptakan lapangan kerja, namun juga menimbulkan beban infrastruktur dan pelayanan publik yang meningkat.
Bahlil merespons positif dan menyatakan bahwa pemerintah akan meninjau kembali kebijakan yang berlaku untuk memastikan keadilan bagi daerah penghasil. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka ruang bagi revisi kebijakan fiskal terkait sumber daya alam agar mencerminkan kontribusi dan beban yang ditanggung oleh daerah.
Bagikan
Berita terkait
Pengangguran Morowali Turun, IMIP Serap 17.688 Warga Lokal
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 15.10
Soroti Rekam Jejak Bahlil, Akademisi Optimistis Hilirisasi Energi Makin Cepat
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 06.30
Bahlil Targetkan Golkar Lampaui 102 Kursi DPR pada Pemilu 2029
kumparan · 4 Oktober 2026 pukul 00.21
Bahlil Sebut Golkar Tak Dimiliki Trah Tertentu: Siapa Pun Mau Jadi Ketum, Boleh
kumparan · 3 Oktober 2026 pukul 23.13