Bahlil Buka Pintu Revisi DBH, Anwar Hafid Perjuangkan Keadilan untuk Sulteng
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia membuka kemungkinan revisi kebijakan Dana Bagi Hasil (DBH) setelah menerima audiensi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan jajaran DPRD di Jakarta pada 19 Agustus. Anwar Hafid meminta agar daerah penghasil sumber daya mineral, khususnya Kabupaten Morowali dan Morowali Utara, mendapatkan porsi DBH yang lebih adil karena perannya yang sudah berkembang dari sekadar produksi menjadi pusat pengolahan nikel skala besar.
Anwar menekankan bahwa kontribusi daerah tidak hanya terlihat dari status sebagai daerah penghasil bahan tambang, tetapi juga dari partisipasinya dalam proses pengolahan industri. Ia menyoroti bahwa perkembangan industri nikel di Morowali dan Morowali Utara memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional dan menciptakan lapangan kerja, namun juga menimbulkan beban infrastruktur dan pelayanan publik yang meningkat.
Bahlil merespons positif dan menyatakan bahwa pemerintah akan meninjau kembali kebijakan yang berlaku untuk memastikan keadilan bagi daerah penghasil. Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka ruang bagi revisi kebijakan fiskal terkait sumber daya alam agar mencerminkan kontribusi dan beban yang ditanggung oleh daerah.
Bagikan
Berita terkait
Purbaya Hitung Pembatasan BBM Subsidi Bisa Hemat Anggaran 10 Persen
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 17.50
Ribuan PPPK di Jawa Tengah Bernafas Lega Adanya Pencairan DAU dan DBH
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.00
Pertalite untuk Desil 10 Bakal Dibatasi, Purbaya Bocorkan Waktunya
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.53
Bahlil Sebut Harga Minyak Dunia Sulit Ditebak: Saya Umpamakan Seperti...
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 10.55