Bahlil Ibaratkan Kondisi Geopolitik Dunia Kini Bak Malaria
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDI Bahlil Lahadalia memaparkan bahwa ketidakpastian geopolitik global diselimuti seperti malaria, memerlukan strategi pengamanan pasokan energi nasional. Konflik Timur Tengah antara Iran, Amerika, dan Israel masih berlangsung tanpa titik akhir. Indonesia mengimpor 1 juta barel minyak per hari dengan 600.000-610.000 bph produksi dalam negeri, 20-25% melalui Selat Hormuz. Harga minyak dunia mencapai US$ 106/bbl, melebihi APBN US$ 70/bbl. Pemerintah mengalihkan pasokan ke Afrika, Angola, dan Rusia untuk menjaga harga BBM subsidi stabil hingga Desember 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 01.10
Apa Itu Jalur Pipa Timur-Barat Arab Saudi yang Dihancurkan Houthi?
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 10.03
Harga Minyak Melonjak di Atas 3%, Serangan Saudi dan Selat Hormuz Picu Kekhawatiran Pasokan
Berita terkait
Bahlil: Harga Minyak Dunia Seperti Malaria, Pagi Turun Malam Bisa Naik
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.50
Harga Minyak Indonesia di Agustus Naik ke US$ 89,43 per Barel
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 16.31
Minyak Dunia Tembus US$108, Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 15.26
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Berubah Meski Harga Minyak Dunia Naik
kumparan · 11 September 2026 pukul 13.33