Bahlil Targetkan RI Terapkan Mandatori BBM Bioetanol 10% di 2027
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDI Bahlil Lahadalia menargetkan penerapan mandatori BBM bioetanol 10% (E10) pada tahun 2027, diikuti E20 pada 2028. Kebijakan ini menjadi bagian dari roadmap energi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada impor bensin. Pemerintah akan mengembangkan bioetanol hingga E50 menggunakan bahan baku domestik seperti tebu, singkong, dan jagung, meniru model Brasil dan beberapa negara bagian AS. Penerapan E10-E50 disesuaikan dengan kapasitas industri dalam negeri untuk menghindari impor etanol.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 20.37
Bahlil Beber Alasan Prabowo Mau Buat Bensin dari Batu Bara
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.57
Prabowo Mau Bikin Bensin dari Batu Bara, Bahlil: Perusahaan China Sudah Antre Kerja Sama
JawaPos · 21 September 2026 pukul 16.30
Bahlil Jelaskan Rencana Prooduksi Bensin dari Batu Bara Kalori Rendah
JawaPos · 21 September 2026 pukul 14.45
Jalankan Arahan Presiden Prabowo, Bahlil Siap Sulap Batu Bara Kalori Rendah jadi Bensin
Berita terkait
Prabowo Minta Bahlil Siapkan Peta Jalan BBM Campuran Bioetanol 50%
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.06
Bahlil Tak Mau RI Pilih-pilih Minyak di Tengah Dunia Sulit, Rusia Mulai Dibeli
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 17.23
RI Mau Terapkan Mandatori BBM Tebu Bioetanol, Ini PR Besarnya
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.20
Pemerintah Targetkan 20 Pabrik Etanol Terbangun di 2027
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.55