Bahlil ungkap strategi insentif NMC pacu mobil listrik berbasis nikel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemberian insentif untuk baterai nickel-manganese-cobalt (NMC) menjadi strategi pemerintah mendongkrak pasar mobil listrik berbasis nikel. Kendaraan listrik dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) tidak menjadi prioritas karena Indonesia tidak memiliki bahan baku untuk memproduksinya. Saat ini Indonesia sedang membangun ekosistem baterai kendaraan listrik berbasis nikel atau NMC, sehingga arah pengembangan mobil listrik nasional akan berbasis nikel.
Bahlil menilai baterai nikel lebih unggul dibandingkan LFP untuk jarak tempuh panjang, meskipun harganya lebih mahal. Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah menyiapkan insentif kendaraan listrik untuk 100 ribu unit mobil listrik dan 100 ribu unit sepeda motor listrik pada tahun ini. Untuk motor listrik, insentif yang dianggarkan Rp5 juta per unit. Sementara untuk mobil listrik, insentif berupa Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 40-100 persen, khusus kendaraan EV tanpa mencakup hibrida. Besaran insentif akan ditentukan berdasarkan jenis baterai, yaitu nikel dan non-nikel.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan, pemberian insentif akan dikaitkan dengan program pengembangan motor dan mobil listrik nasional. Pemerintah masih mengkaji bentuk dan waktu implementasi insentif, dan belum mengumumkan keputusan final.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 13.45
Bahlil Siapkan Insentif Baterai Nikel, Mobil Listrik LFP Dipinggirkan
Berita terkait
Komitmen Tumbuh Bersama, Changan Serah Terima Nevo Q05 kepada Konsumen
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 16.16
Mobil Listrik G3 Series Mejeng di Polytron Fest 51st Anniversary
JPNN.com · 20 September 2026 pukul 18.28
Video: Dominasi Produksi EV ASEAN, RI Harus "Berani" Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 11.00
Seusai HP, Bos Xiaomi Bakal Boyong Mobil Listrik ke Indonesia, 100 Persen
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 10.16