Banjir Bandang Nepal: 622 Turis dari 34 Negara Masih Hilang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di Nepal pada 26 Agustus 2026 masih mengakibatkan 622 turis dari 34 negara belum dapat dihubungi, sementara 121 orang berhasil dievakuasi. Badan Pariwisata Nepal mengonfirmasi data ini hingga Kamis, 28 Agustus 2026. Upaya pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di beberapa wilayah termasuk Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Kavrepalanchok, dan Makwanpur. Pihak berwenang memperingatkan wisatawan untuk menghindari area bantaran sungai dan jalan yang terdampak akibat risiko banjir masih tinggi. Imbauan ini juga mencakup kemungkinan jebolnya danau secara mendadak di hulu serta hambatan di jalan raya. Data terperinci menunjukkan 65 wisatawan dari Amerika Serikat, 6 dari Afrika Selatan, dan 5 dari Selandia Baru masih tercatat hilang. Pemerintah Nepal terus memantau situasi dan memastikan upaya evakuasi dapat dilaksanakan dengan aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 09.26
Fakta-fakta Banjir Bandang dan Longsor Nepal-Tibet
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 08.22
China Peringatkan Bencana Lanjutan Pascabanjir di Perbatasan Nepal
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.01
Runtuhnya Gletser Pemicu Banjir Bandang Nepal Tercatat Setara Gempa M 5,2
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 09.45
Lebih dari 1.400 orang hilang akibat banjir bandang di Nepal-China
Berita terkait
644 Orang dari 33 Negara Hilang akibat Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 16.08
Ahli Ungkap Sebab Banjir Bandang di Nepal: Gletser Runtuh, Bendungan Es Jebol
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 12.04
Banjir Bandang Nepal: 45 Wisatawan Asing Dievakuasi
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 21.51
USGS: Banjir bandang di Nepal dipicu runtuhnya gletser
ANTARA News · 27 Agustus 2026 pukul 21.15