USGS: Banjir bandang di Nepal dipicu runtuhnya gletser
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Runtuhnya gletser di perbatasi Nepal dan China pada 26 Agustus menyebabkan getaran seismik bermagnitudo 5,2 yang awalnya disalahartikan sebagai gempa bumi. USGS menjelaskan bahwa peristiwa ini sebenarnya merupakan keruntuhan gletser dan aliran material longsoran, bukan gempa bumi. Getaran ini kemudian menerjang Sungai Bhotekoshi di wilayah pegunungan Nepal, menyebabkan banjir bandang yang dahsyat. Banjir tersebut sempat dilaporkan sebagai akibat gempa bumi yang memicu tanah longsor. Menurut Otoritas Pariwisata Nepal, lebih dari 660 wisatawan dilaporkan hilang akibat banjir ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
SINDOnews · 27 Agustus 2026 pukul 13.25
Nepal Itu Pegunungan, Kok Bisa Dilanda Banjir Bandang Dahsyat? Ini Pemicunya
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 17.58
Korban Tewas Banjir Bandang Nepal Capai 289 Orang
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.39
Ahli Ungkap Pemicu Utama Banjir Bandang Nepal: Gletser Runtuh
Berita terkait
644 Orang dari 33 Negara Hilang akibat Banjir Bandang Nepal, Ini Daftarnya
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 16.08
Total 1.300 Orang Hilang Usai Banjir Bandang di Nepal-Tibet
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.18
7 Fakta Baru Banjir Bandang Nepal-Tibet, 165 Tewas-1.000 Orang Hilang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.01
Foto: Sebelum dan Sesudah Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.10