Banjir Nepal-Tibet 2026: Ketimpangan Data di Sisi China Picu Sorotan Global
SINDOnews± 1 menit baca
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pada 26 Agustus 2026, gletser besar di Tibet runtuh dari ketinggian 5.200 meter, memicu banjir bandang dan longsoran di perbatasan Nepal-China dekat Kyirong. Hantaman dalam tujuh menit menghancurkan pelabuhan Kyirong, kompleks bea cukai dan imigrasi China, jaringan jalan, jembatan Persahabatan, serta 12 proyek PLTA. Marco Respinti IJC menyoroti ketimpangan keterbukaan informasi antara Nepal dan China pasca-bencana. Penyensoran China disebut perburuk penanganan dampak bencana menurut laporan Bitter Winter.
Bagikan
Berita terkait
Korban tewas banjir Nepal-China 1.280 orang, 5.260 masih hilang
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 14.20
Pakar Ingatkan Banjir di Nepal Adalah Bahaya Bendungan Pegunungan
VOI · 2 September 2026 pukul 20.30
Pemerintah Nepal evakuasi 184 turis asing pasca banjir bandang
ANTARA News · 29 Agustus 2026 pukul 17.52
Update Terkini Banjir Bandang Nepal: Korban Bertambah-Ada Bahaya Baru
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 09.45