Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Pakar Ingatkan Banjir di Nepal Adalah Bahaya Bendungan Pegunungan

Bencana banjir bandang dan longsor di perbatasan Nepal-China pada 26 Agustus menyebabkan 1.130 orang tewas dan sekitar 4.500 orang hilang, dengan 3.916 orang masih dilaporkan hilang di Nepal, termasuk 639 pekerja proyek PLTA. Bencana ini dipicu oleh retaknya gletser di Gunung Langtang Lirung di ketinggian sekitar 5.200 meter, yang menyebabkan longsaran es dan batu menjadi aliran material besar mengikis lereng gunung dan menghancurkan wilayah seperti Rasuwa, Nuwakot, Dhading, Kavre, dan Lembah Kathmandu di Nepal serta pos perbatasan Gyirong di Tibet. Daanish Mustafa, profesor geografi di King's College London, menyatakan bahwa insiden ini tidak dapat dicegah namun harus menjadi peringatan bagi negara-negara Himalaya terkait pembangunan bendungan besar di wilayah pegunungan yang rentan gempa dan gletser dinamis, karena bendungan dapat memperparah dampak bencana sejenis hingga menyebabkan jutaan kematian. Kementerian Luar Negeri China menyatakan bencana ini disebabkan oleh ketidakstabilan gletser akibat pemanasan iklim jangka panjang. Mustafa menyarankan langkah mitigasi meliputi edukasi publik, latihan evakuasi, infrastruktur komunikasi, dan pemantauan gletser.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait