Bank Indonesia dan TPID Bali Gencar Operasi Pasar, Redam Efek El Nino
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bali intensif melakukan operasi pasar untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan akibat ancaman El Nino. Fenomena ini diperkirakan mengganggu pasokan dan produksi pangan lokal, terutama hortikultura, sekaligus meningkatkan risiko inflasi. BI juga memantau potensi hambatan distribusi pangan, khususnya di jalur penyeberangan Ketapas-Gilimanuk dan kenaikan biaya logistik global. Namun, penurunan arus wisatawan pasca-puncak liburan diharapkan dapat meredakan tekanan harga dari sisi permintaan. Untuk mengatasi situasi ini, BI dan TPID Bali menyiapkan lima langkah strategis, termasuk operasi pasar, gerakan pangan murah, peningkatan kerja sama antardaerah, penguatan distribusi, dan bantuan sarana serta prasarana bagi kelompok tani.
Bagikan
Berita terkait
El Nino Menguat hingga Oktober, BI Siapkan Strategi Mitigasi Inflasi Pangan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.17
Video: Kemarau Panjang Ancam Produksi dan Harga Pangan, RI Wajib Waspada
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 11.40
Taruna Kelapa
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 06.07
Biang Kerok Harga Cabai Tembus Rp 90 Ribu/Kg
Detik.com · 14 September 2026 pukul 06.30