Taruna Kelapa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
.jpeg)
Bank Indonesia (BI) mendatangkan dua ton cabai dari Probolinggo, Jawa Timur, ke Manado untuk mengatasi krisis pasokan. Langkah ini diambil karena harga cabai di Manado melonjak drastis hingga mencapai Rp 150.000/kg dari harga normal Rp 25.000/kg, yang berdampak buruk pada angka inflasi daerah.
Krisis ini dipicu oleh fenomena El Nino yang menyebabkan penurunan hasil panen secara signifikan. Mengingat tingginya konsumsi cabai masyarakat Manado, solusi pengolahan cabai kering atau bubuk tidak efektif karena tidak sesuai dengan preferensi rasa lokal. BI, melalui tim pengendalian inflasi daerah, berupaya menjaga stabilitas harga agar inflasi tetap terkendali.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 22.00
BI Perkuat Jaga Rupiah di Tengah Ancaman Fed dan Ketegangan Timur Tengah
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 17.55
ADB Ramal Inflasi RI Bengkak ke 3,3%, Ekonomi Tumbuh 5,2% di 2026
Detik.com · 23 September 2026 pukul 17.48
BI Ungkap Kondisi Ekonomi RI di Era Suku Bunga Tinggi
kumparan · 23 September 2026 pukul 16.52
Bank Indonesia Beberkan Alasan Pertahankan Suku Bunga 5,75%
Berita terkait
Harga Pangan 20 Agustus 2026: Semua Turun Kecuali Cabai Rawit Merah
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.00
BI siapkan langkah mitigasi risiko inflasi akibat El Nino
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 19.43
Bank Indonesia Waspadai Inflasi Pangan
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.08
Awas El Nino Memburuk! BI Warning Harga Beras, Cabai-Bawang Merah
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 15.30