Bapeten Pastikan Gempa NTT Tidak Picu Kenaikan Paparan Radiasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memastikan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak memicu kenaikan paparan radiasi. Berdasarkan koordinasi dengan berbagai pihak, fasilitas nuklir di daerah terdampak dinyatakan aman dan tidak mengalami kerusakan yang mengganggu keselamatan sumber radiasi pengion. Bapeten mencatat terdapat 51 fasilitas yang memanfaatkan tenaga nuklir di NTT, dengan 14 di antaranya berada di delapan kabupaten yang terkena dampak langsung gempa.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026, menimbulkan korban jiwa dan kerusakan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 68 orang meninggal dunia, sementara berbagai lembaga seperti DPR, MDMC, dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah merespons dengan memberikan bantuan dan dukungan. Presiden Prabowo menginstruksikan penanganan bencana, termasuk pengiriman logistik dan evakuasi warga terdampak, termasuk satu warga Tiongkok yang terluka di Labuan Bajo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.46
Mendagri Cek Lokasi Terdampak Gempa di Pelabuhan Laurentius Say Maumere
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.43
Infografis: Data Korban Jiwa Dampak Gempa NTT
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 13.14
Menkomdigi sebut 99,9 persen BTS terdampak gempa NTT sudah pulih
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 12.30
DPR Minta Pengungsian Gempa NTT Ramah Disabilitas dan Ada trauma Healing Bagi Korban
Berita terkait
FOTO: Ribuan Korban Gempa NTT Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.34
Peduli Gempa NTT, Bea Cukai Labuan Bajo Salurkan Bantuan Kemanusian ke Sejumlah Wilayah
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 18.29
Dua Pekan Belajar di Bawah Pohon akibat Gempa, Siswa SMP di Manggarai Barat Menanti Tenda Darurat
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.21
Komisi IX Dukung Percepatan Perbaikan Faskes Wilayah Terdampak Gempa NTT
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 13.50