Bapeten Pastikan Gempa NTT Tidak Picu Kenaikan Paparan Radiasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) memastikan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak memicu kenaikan paparan radiasi. Berdasarkan koordinasi dengan berbagai pihak, fasilitas nuklir di daerah terdampak dinyatakan aman dan tidak mengalami kerusakan yang mengganggu keselamatan sumber radiasi pengion. Bapeten mencatat terdapat 51 fasilitas yang memanfaatkan tenaga nuklir di NTT, dengan 14 di antaranya berada di delapan kabupaten yang terkena dampak langsung gempa.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026, menimbulkan korban jiwa dan kerusakan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 68 orang meninggal dunia, sementara berbagai lembaga seperti DPR, MDMC, dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara telah merespons dengan memberikan bantuan dan dukungan. Presiden Prabowo menginstruksikan penanganan bencana, termasuk pengiriman logistik dan evakuasi warga terdampak, termasuk satu warga Tiongkok yang terluka di Labuan Bajo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.50
Update Gempa Flores NTT, 68 Korban Jiwa dan 213 Orang Luka-luka
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 17.29
BNPB: Terjadi 1.576 Gempa Susulan Usai Gempa 7,7 M di NTT
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 16.45
Unair Kirim Tim Aju Garda Ksatria Airlangga ke NTT, Tangani Korban Gempa
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 16.43
BNPB Update Korban Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia, 213 Luka
Berita terkait
TelkomGroup Sediakan Internet Gratis di Posko Pengungsian Gempa NTT
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.33
Gempa NTT, Pertamina Percepat Pemulihan Suplai BBM dan LPG di Flores
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.44
Update Gempa M 7 NTT: Korban Jiwa 68 Orang, 213 Luka-luka
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.32
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.16