Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Begini Kondisi Industri RI Selama April-Juni 2026, Ada yang Melesat!

Pada kuartal II-2026, sektor industri di Indonesia tumbuh seiring pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29% year-on-year. Hanya satu sektor yang mengalami kontraksi, yakni pertambangan dengan penurunan 1,64% disebabkan penurunan bijih logam hingga 9,4% dan belum pulihnya tambang Grasberg Blok F pasca longsor September 2025. Sementara itu, sektor pengadaan listrik dan gas mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 10,815%, didorong peningkatan penjualan listrik ke seluruh segmen konsumen khususnya rumah tangga, bisnis, dan industri. Akomodasi dan makan minum juga tumbuh kuat 10,80% berkat okupansi hotel yang meningkat dan program makan bergizi gratis. Sektor informasi dan komunikasi tumbuh 6,97% dipicu penggunaan jasa telekomunikasi yang semakin luas di berbagai bidang seperti kesehatan, pendidikan, dan perdagangan. Pertumbuhan di atas 5% juga tercatat untuk administrasi pemerintahan (6,89%), jasa kesehatan (6,88%), konstruksi (6,68%), perdagangan (6,39%), jasa lainnya (6,36%), dan jasa pendidikan (5,92%).

Diberitakan juga oleh


Berita terkait