Menkeu Purbaya Evaluasi FTA untuk Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa Kementerian Keuangan akan melakukan evaluasi mendalam terhadap Free Trade Agreement (FTA) mulai September mendatang untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan mencapai pertumbuhan ekonomi minimal 6 persen pada akhir 2026. Dalam strategi baru ini, pemerintah akan memetakan dampak nyata FTA pada setiap industri, mengidentifikasi sektor yang tidak lagi memiliki prospek, dan merumuskan strategi penyelamatan untuk industri yang masih berpotensi bertahan dan berkembang.
Purbaya menyoroti beberapa industri berpotensi tinggi seperti pusat data (data center), tekstil, dan alas kaki yang dapat meningkatkan daya saing ekspor jika mengintegrasikan energi baru terbarukan (EBT) dalam proses produksinya. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah berencana memperkuat investasi energi panas bumi melalui PT Geo Dipa Energi agar dapat menyediakan energi yang memadai untuk industri tersebut.
Selain itu, Menkeu juga menyiapkan anggaran Rp3 triliun untuk program insentif pembelian motor listrik, Rp31 triliun untuk pengalihan status 541 ribu guru PPPK dari daerah ke pemerintah pusat mulai 2027, dan proyeksikan penghematan 10% anggaran subsidi energi melalui pembatasan BBM untuk kelompok desil 10.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.54
Purbaya Mau Evaluasi Efek Kerja Sama Perdagangan Bebas ke Industri RI
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 20.00
Purbaya Minta Dampak FTA Dianalisis, Petakan Sektor Lemah dan Industri Berprospek
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 18.55
Era Perdagangan Bebas, Purbaya Ungkap PR Besar Pemerintah
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.44
Purbaya Ungkap Insentif Motor Listrik Turun Jadi Rp3 Juta per Unit
Berita terkait
Pakar: Penguatan industri-investasi pacu pertumbuhan ekonomi 6 persen
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 15.28
BPS: Maluku Utara hingga Kepri Pimpin Pertumbuhan Ekonomi Nasional
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.05
BPS: Deretan Provinsi Berbasis Industri Tumbuh Tinggi Kuartal II-2026
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 19.00
Begini Kondisi Industri RI Selama April-Juni 2026, Ada yang Melesat!
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 11.39