Benarkah Celana Dalam Ketat Ganggu Kesuburan Pria? Ini Temuan Riset Terbaru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi dari Universitas Chulalongkorn meneliti 116 pria usia 20-55 tahun yang mencari perawatan infertilas di Thailand pada Maret-Juni 2024. Hasilnya, pria yang mengenakan celana dalam ketat di siang hari (93,1%) dan malam (74,1%) dibandingkan dengan celana longgar atau tidak pakai, menunjukkan perbedaan pada volume air mani dan morfologi sperma. Pria dengan celana dalam longgar memiliki volume air mani rata-rata 1,2 mililiter lebih tinggi, sementara yang ketat memiliki persentase sperma berbentuk normal naik 0,5 poin persentase. Peneliti menyimpulkan pilihan pakaian dalam dapat memengaruhi kesuburan, meskipun faktor lain seperti merokok, obesitas, dan usia memiliki dampak yang lebih signifikan.
Bagikan
Berita terkait
Olahraga Pagi atau Malam? Riset Ungkap Waktu Terbaik Bakar Lemak
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 07.30
Layanan RS BUMN Mau Naik Kelas, RSPP Bakal Dipugar
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.17
Wamenkes: 1.988 Puskesmas baru akan dibangun perkuat layanan kesehatan
ANTARA News · 4 September 2026 pukul 20.48
Ikan 'Aneh' Muncul di India Usai Banjir Nepal, Warga Dilarang Makan
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 20.20