Benarkah Main Game Bikin Otak Awet Muda? Ini Risetnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Riset bertajuk 'Characterizing the cognitive and mental health benefits of exercise and video game playing' yang dikutip dr. Adam Prabata menemukan bahwa bermain game dapat menjaga performa otak tetap tajam. Penelitian ini melibatkan 2.000 partisipan dari berbagai negara untuk menganalisis korelasi antara kebiasaan bermain game dan fungsi kognitif.
Hasilnya menunjukkan bahwa gamer rutin memiliki kapasitas kognitif yang lebih baik dibandingkan non-gamer. Partisipan yang bermain game lebih dari 5 jam seminggu memiliki performa kognitif setara dengan orang yang 13,7 tahun lebih muda. Sedangkan yang bermain kurang dari 5 jam seminggu, kemampuan kognitifnya setara dengan orang 5 tahun lebih muda dibandingkan kelompok non-gamer.
Efek positif ini mencakup fungsi vital otak penting untuk kehidupan sehari-hari, menentang persepsi negatif umum bahwa bermain game hanya membuang waktu atau merusak kemampuan kognitif. Temuan ini mendukung bahwa game interaktif dapat menjadi alat yang potensial untuk menjaga kesehatan otak.
Bagikan
Berita terkait
Lari Lambat 10 Menit Cukup untuk Pacu Fungsi Otak dan Suasana Hati
Media Indonesia · 12 September 2026 pukul 09.29
Kebiasaan Kurang Bergerak Bisa Picu Risiko Demensia
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 22.46
Cara Memperbaiki Kerusakan Kesehatan Otak di Usia Paruh Baya
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.43
Kumpulan Trik Ready or Not Lengkap
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.30