Bentrokan Maut Sesama Tentara AS di Kapal Induk Abraham Lincoln
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bentrokan maut sesama tentara Amerika Serikat terjadi di kapal induk USS Abraham Lincoln. Tujuh personel tewas dan beberapa lainnya luka-luka. Insiden dilaporkan media Iran Tasnim News Agency yang mengutip sumber militer. Kapal induk canggih AS itu dikerahkan dalam operasi melawan Iran di Samudra Hindia untuk menegakkan blokade pelabuhan Iran.
Peristiwa bermula saat penasihat Komandan CENTCOM Brad Cooper naik ke kapal menanggapi keluhan awak soal masa penugasan berkepanjangan. Ia disambut cemoohan dan lemparan botol air. Situasi memuncak jadi perkelahian fisik antar awak yang menggunakan pisau dan senjata tajam. Kapal telah menjalani pengerahan 263 hari, termasuk 208 hari berturut-turut di laut tanpa henti, rekor terlama era modern. Sekitar 5.000 pelaut dan Marinir berada di kapal. Kapal hanya singgah sebentar di Oman pada Juli.
Militer AS dan Gedung Putih belum memberi tanggapan. Keluarga tentara menyuarakan kekhawatiran soal kelelahan, kesehatan mental, dan dampak penugasan panjang. Pekan lalu sekitar 200 kerabat mengkonfrontasi Plt Menteri Angkatan Laut Hung Cao di San Diego terkait kondisi kapal dan tanggal kepulangan yang belum pasti.
Bagikan
Berita terkait
Trump Tak Peduli Diteriaki Sana-sini, DPR AS Emosi-Iran Bantah Keras
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.21
Trump Tepis Kekhawatiran soal Kondisi di Kapal Induk Abraham Lincoln
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 03.09
7 Tentara AS Bentrok hingga Tewas di Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 13.36
Kapal Induk Abraham Lincoln 'Kelelahan' 259 Hari di Laut: Ribuan Tentara AS Rentan Jadi Target Empuk Iran
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 12.55