Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Olokan Iran ke AS Buntut USS Abraham Lincoln Angkat Jangkar

Kapal induk andalan Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, telah meninggalkan Laut Timur Tengah setelah lebih dari 240 hari berada di laut, digantikan oleh USS George Washington. Penggantian ini dilakukan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) mengingat kondisi yang memprihatinkan kapal dan para awaknya. Laporan media sebelumnya menggambarkan berbagai masalah di atas kapal, termasuk kerusakan sistem air, kendala sanitasi, kekurangan makanan segar, dan keterbatasan akses ke daratan bagi personel. Kapal ini telah mendukung operasi militer AS terhadap Iran sejak Januari 2026, termasuk melaksanakan blokade laut terhadap pelabuhan dan kapal Iran. Masa pengerahan yang terlampau lama ini menuai kritik di kalangan politisi AS, dengan 13 anggota Senat Partai Demokrat menyurati Menteri Pertahanan untuk meminta penjelasan. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menolak laporan tersebut dan menyebutnya sebagai gambaran yang keliru, sementara Presiden Donald Trump menyatakan bahwa durasi pengerahan mas masih jauh dari kata cukup lama. Iran merespons dengan menyatakan bahwa keberangkatan kapal ini menandakan kegagalan AS dalam upaya unjuk kekuatan, sambil menyebut kapal tersebut kini berlayar menuju Thailand untuk istirahat dan pemulihan para awaknya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait