Bentuk Ditjen Pesantren, Menag Soroti Anggaran 42 Ribu Ponpes Belum Sepadan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9355201/original/070070400_1790080966-IMG_2865.jpg)
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa sekitar 42.000 pondok pesantren di Indonesia belum mendapatkan anggaran yang sepadan dengan pendidikan formal. Untuk memperkuat dukungan terhadap pesantren, pemerintah akan membentuk Direktorat Jenderl Pesantren di Kementerian Agama. Nasaruddin mengungkapkan hal ini sebagai langkah baru agar pesantren yang menjadi bagian penting dalam pendidikan keislaman di Indonesia semakin terdepan dan mendapat perhatian yang layak. Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan pembentukan Direktorat Jenderl Pesantren dan menunjuk Basnang Said sebagai Direktur Jenderlnya. Dengan struktur baru ini, diharapkan pesantren dapat lebih baik dalam memberikan kontribusi pendidikan serta pembentukan karakter dan moralitas bangsa yang menghadapi berbagai godaan zaman sekarang. Kementerian Agama juga akan merayakan Hari Santri pada 22 Oktober mendatang sebagai bagian dari upacinta dan penguatan pesantren di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 21.20
Santri Putri Punya Cita-cita Jadi Dokter hingga Pemimpin, Ini Pesan Rustini Muhaimin
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 16.40
Kemendikdasmen terima tambahan Rp28 triliun dukung peralihan guru PPPK
kumparan · 21 September 2026 pukul 19.14
Mendikti soal Prabowo Mau Kuliah PTN Gratis: Sudah Kami Kalkulasi dan Hitung
Berita terkait
Program Pesantren Nyaman Belajar Sedot Rp 17,5 Miliar, Menag Sebut 12 Juta Santri Adalah Anak Bangsa
JawaPos · 16 September 2026 pukul 21.30
Arah Baru Pesantren: Merawat Tradisi, Menjawab Zaman
Detik.com · 19 September 2026 pukul 21.20
Presiden tiba di syukuran 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor
ANTARA News · 19 September 2026 pukul 11.00
Anggaran MBG Terserap Rp 139,77 Triliun hingga September 2026
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 22.00