Beras Medium Disulap Jadi Fortifikasi Abal-abal, Untungnya Gila-gilaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas Amran Sulaiman mengungkap adanya praktik penipuan dalam pasar beras fortifikasi. Salah satu produk, beras dengan nama dagang WFO, dijual dengan harga Rp57.600 per kg padahal harga wajarnya hanya Rp13.500 per kg, menciptakan selisih harga sebesar Rp44.100 per kg. Jika diperkirakan dalam satu truk berisi 10 ton, selisih harga mencapai Rp44 juta. Amran menduga praktik ini sebagai beralih dari kelas medium ke fortifikasi dengan klaim tidak sesuai label. Pemerintah melakukan pemeriksaan menggunakan laboratorium kredibel seperti IPB dan BRIN, yang menemukan 25 dari 27 merek beras fortifikasi tidak memenuhi standar (TMS).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 12.45
Mentan Bongkar Dugaan Penipuan 25 Merek Beras Fortifikasi, Dijual Hingga Rp 57.000 per Kg
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.35
Izin Usaha Produsen Beras Fortifikasi yang Tak Penuhi Syarat Bisa Dicabut
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 13.33
Waspada Beras Palsu! Mentan Rilis Daftar 25 Beras Fortifikasi Abal-abal di Pasaran
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.09
Mentan Umumkan Daftar 25 Merek Beras Fortifikasi Diduga Palsu
Berita terkait
Amran Minta Beras Fortifikasi Abal-abal Ditarik, Warga Dilarang Beli
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.49
Amran Ungkap Merek Beras Fortifikasi Tak Penuhi Syarat, Konsumen Rugi Rp 89 T
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.00
Mentan Bongkar 25 Beras Fortifikasi Abal-abal, Ini Daftarnya
Detik.com · 15 September 2026 pukul 11.50
25 Merek Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar, Ini Namanya
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.12