Berebut Yayasan dan Gudang Senjata di Sekolah Jaksel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Konflik kepengurusan Yayasan Harapan Ibu yang menaungi Sekolah Islam Harapan Ibu di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, berujung pada temuan 995 pucuk senjata, narkoba, dan VCD porno di lingkungan sekolah. Sengketa berawal sejak 2011 ketika Indra Wargadalem (IWD) masuk menjadi ketua pengurus dan menempatkan istri serta kerabat di dewan pembina. IWD diberhentikan sementara pada April 2026 setelah pihak yayasan menemukan dugaan penyalahgunaan dana, termasuk sertifikat tanah yang tertulis atas nama istri IWD.
Setelah IWD dinonaktifkan, pihak yayasan menemukan saldo rekening sekolah nyaris kosong—dari semula miliaran rupiah tersisa hanya sekitar Rp1-2 juta. Data 10 bulan terakhir menunjukkan aliran dana besar ke rekening pribadi, termasuk Rp1,8 miliar yang keluar dalam tiga hari setelah IWD diberhentikan. Saat membuka ruangan yang terkunci, pihak yayasan menemukan 995 senjata angin, satu senjata api Franchi SPA SPAS-15, ganja, sabu, VCD porno, dan alat pembuat peluru. Kuasa IWD mengklaim senjata tersebut milik PT Lokta Karya Perbakin untuk kerja sama ekstrakurikuler menembak, namun pihak yayasan membantah ada kegiatan tersebut. Polisi sedang menyelidiki kasus ini dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kasus harus diproses hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 23.39
Kamar Kos di Kemang Disulap Jadi Pabrik Vape Narkoba
Berita terkait
Polisi Dalami Temuan Narkoba dan 30 CD Porno di Sekolah Swasta Jaksel
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.43
Pihak Eks Ketua Yayasan Jelaskan Klaim Senjata di Sekolah Jaksel untuk Ekskul
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 16.27
Heboh Temuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jaksel, Polisi Ogah Dibilang Lamban
JPNN.com · 8 Agustus 2026 pukul 13.01
Eks Ketua Yayasan Dipanggil Pekan Depan soal Temuan 995 Senjata di Sekolah
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 11.52