Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Berebut Yayasan dan Gudang Senjata di Sekolah Jaksel

Konflik kepengurusan Yayasan Harapan Ibu yang menaungi Sekolah Islam Harapan Ibu di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, berujung pada temuan 995 pucuk senjata, narkoba, dan VCD porno di lingkungan sekolah. Sengketa berawal sejak 2011 ketika Indra Wargadalem (IWD) masuk menjadi ketua pengurus dan menempatkan istri serta kerabat di dewan pembina. IWD diberhentikan sementara pada April 2026 setelah pihak yayasan menemukan dugaan penyalahgunaan dana, termasuk sertifikat tanah yang tertulis atas nama istri IWD.

Setelah IWD dinonaktifkan, pihak yayasan menemukan saldo rekening sekolah nyaris kosong—dari semula miliaran rupiah tersisa hanya sekitar Rp1-2 juta. Data 10 bulan terakhir menunjukkan aliran dana besar ke rekening pribadi, termasuk Rp1,8 miliar yang keluar dalam tiga hari setelah IWD diberhentikan. Saat membuka ruangan yang terkunci, pihak yayasan menemukan 995 senjata angin, satu senjata api Franchi SPA SPAS-15, ganja, sabu, VCD porno, dan alat pembuat peluru. Kuasa IWD mengklaim senjata tersebut milik PT Lokta Karya Perbakin untuk kerja sama ekstrakurikuler menembak, namun pihak yayasan membantah ada kegiatan tersebut. Polisi sedang menyelidiki kasus ini dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kasus harus diproses hukum.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait