Bertahun-tahun Tak Terlihat, Suu Kyi Akhirnya Muncul
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aung San Suu Kyi, pemimpin demokrasi Myanmar yang digulingkan dalam kudeta militer 2021, akhirnya muncul di depan publik setelah bertahun-tahun tak terlihat. Pada Senin (3/8), ia bertemu dengan perwakilan tetap Komite Internasional Palang Merah (ICRC) untuk Myanmar, Arnaud de Baecque, di kantor presiden. Ini merupakan pertemuan publik pertamanya dengan pejabat asing sejak kudeta. Foto yang dirilis kantor presiden menunjukkan Suu Kyi berjabat tangan dengan de Baecque dan memotong kue ulang tahun bertuliskan 'Selamat Ulang Tahun Bibi Suu'. Foto-foto itu belum diverifikasi AFP, tetapi alat AI tidak menemukan tanda pemalsuan.
Suu Kyi, kini berusia 81 tahun, ditahan sejak kudeta Februari 2021 atas tuduhan yang dianggap kelompok HAM direkayasa. Ia dipindahkan ke tahanan rumah pada April lalu setelah pemimpin kudeta Min Aung Hlaing dilantik sebagai presiden sipil dan meringankan sisa hukumannya. Sebelumnya, keberadaannya misterius; terakhir terlihat di sidang akhir 2022. Keluarga, diplomat asing, dan ASEAN menuntut bukti ia masih hidup, sementara junta menolak permintaan bertemu. Media The Economist bahkan mengulas dugaan kematiannya. Putra bungsunya, Kim Aris, mendesak militer memberi bukti hidup, karena tim kuasa hukum pun tak diberi akses.
Bagikan
Berita terkait
Dedi Mulyadi Soal Ikut Rencana Kudeta Prabowo di Oktober: Semua Masalah Selesai Ketika Saya Datang
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 00.35
Said Didu: Oktober itu Ronde Terakhir bagi Prabowo, Apakah K.O atau Menang Angka
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 19.06
Aung San Suu Kyi Bertemu ICRC, Myanmar Disebut 'Dekati' ASEAN
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.18
Tetangga RI Darurat Kekerasan Militer, Warga Sipil Dibantai Massal
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 16.17