Bertambah Lagi, Korban Tewas Banjir Bandang Nepal-Tibet Jadi 472 Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di perbatasan Nepal-Tibet menewaskan 472 orang dan menyisa ribuan korban hilang. Bencana terjadi Rabu (26/8) setelah gletser runtuh, menerjang desa-desa di Nepal termasuk Rasuwa serta area Gyirong di Tibet. Lebih dari 1.400 orang hilang, termasuk ratusan warga asing, sementara infrastruktur hancur total: jembatan, jalan 40 km, pembangkit listrik, dan jembatan di laluan Kathmandu-Lhasa rusak parah. Tim penyelamat menggunakan helikopter, anjing pelacak, dan alat berat namun upaya pencarian diperkukur karena kerusakan luas. PM Nepal Balendra Shah menyatakan semua instansi beroperasi penuh untuk menyelamatkan nyawa dan memberikan bantuan darurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 12.10
Foto: Sebelum dan Sesudah Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 05.00
Yang Sudah Diketahui soal Banjir Bandang di Nepal
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 02.32
Update Banjir Bandang di Nepal: 392 Orang Tewas dan 1.400 Masih Hilang
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.50
Apa Penyebab Banjir Bandang Nepal, Hantam Warga Meski Tak Ada Hujan?
Berita terkait
Korban Jiwa Banjir Bandang di Nepal Bertambah Jadi 392 Orang
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 03.49
Total 1.300 Orang Hilang Usai Banjir Bandang di Nepal-Tibet
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.18
Korban Tewas Akibat Banjir Bandang Nepal Jadi 165 Orang, Pencarian Berlanjut
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.05
Puluhan Warga AS dan Kanada Hilang Tersapu Banjir Bandang Nepal-Tibet
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 07.32